Tampilkan postingan dengan label Perampok Banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perampok Banten. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 September 2009

Negara Hukum Indonesia Sudah Gagal

Susah menjadi orang Indonesia yang bener dan benar. Mau jujur nggak kebagian jatah proyek, maua nggak jujur KPK mengintai untuk kita masuk bui. Kalau kita miskin dan bukan siapa-siapa maka akan lama dipenjara. Enak jadi keluarga Atut bisa menang Pilkada dan seluruh keluarganya masuk DPR RI karena mampu ngasih duwit sama rakyat miskin di Banten. Huuuu... jeleknya nasibku jadi orang Indonesia.
Negara Hukum Indonesia Sudah Gagal .... Memang benar, sangat gagal. Terutama dalam kaitan penegakan hukum.

Perampok Banten Chasan Sochib Ayah Kandung Ratu Atut



Chasan Sochib Ayah kandung Ratu Atut memiliki 13 orang istri beragam usia dan warna kulit serta jenis rambut.

Ratu Atut sesungguhnya sangat trauma dengan kebiasaan kawin banyak istri dari ayahnya ini. Dan Atut pernah mengingatkan ayahnya, namun diabaikan.

Kalau toh ada yang sangat dibenci di Banten selama ini adalah seorang lelaki gaek ayah kandung Ratu Atut Chosiyah yang selama ini dianggap sebagai seorang jawara alias Perampok Banten bernama (kalimnya sebagai Tubagus atawa Tb) Chasan Sochib Ayah Kandung Ratu Atut.

Chasan Sochib Ayah Ratu Atut ini sangat sakti terkait dengan urusan hukum pidana. Telah beberapa kali digiring kepengadilan, namun dibentaklah para jaksa dan hakim sehingga mereka mengekeret dan akhirnya dengan memakai hadiah upeti para penegak hukum terus enyembah kaki Bapak Atut ini dan lepaslah dia dari ejrat hukum Indonesia yang sangat korup ini.

Indonesia memang sangat gila!